PERANG HAMAS DENGAN ISRAEL DI GAZA
Sebuah tepian dengan Mesir di selatan disebut sebagai keinginan paling akhir untuk masyarakat Gaza untuk larikan diri dari bom Israel. Banyak masyarakat Palestina mulai mengarah ke arah itu sebagai antisipasi.
Tetapi, penyeberangan di Rafah sekarang ini tetap ditutup. Berikut beberapa fakta berkaitan penyeberangan sebagai keinginan paling akhir masyarakat untuk selamatkan diri, seperti disampaikan CNN International.
Pelintasan itu sekarang ini ditutup, hingga kontribusi tidak bisa masuk ke dalam Gaza. Amerika Serikat (AS) sudah menekan Mesir untuk membuat koridor kemanusiaan untuk masyarakat sipil di Gaza, dan untuk orang asing.Tetapi Mesir menjelaskan faksinya tidak biarkan pengungsi banjiri daerahnya dan justru bersikukuh supaya Israel mengizinkannya mengirim kontribusi ke masyarakat Gaza.
Beberapa gempuran udara sudah disampaikan disekitaran Penyeberangan Rafah semenjak perang diawali, termasuk satu gempuran pada Selasa."Saat kami menyaksikan sasaran Hamas bergerak, kami akan mengatasinya," kata jubir Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letkol Richard Hecht saat ditanyakan mengenai pemboman itu.
Lusinan truk ada disebelah penyeberangan Mesir menanti untuk masuk ke dalam Gaza. Mesir menjelaskan tidak ada perkembangan dalam usaha pembukaannya dan Israel menentang ada penataan untuk pembukaannya.